![]()
Pengukuran kebugaran bagi calon jamaah haji sangat diperlukan karena ibadah haji merupakan salah satu ibadah fisik yang memerlukan waktu cukup lama dan bertempat di luar negeri yang memiliki kondisi lingkungan yang berbeda dengan negara Indonesia, sehingga memerlukan kondisi tubuh yang bugar. Untuk mendapatkan kondisi tubuh yang bugar perlu mempersiapkan latihan fisik jauh-jauh hari.
Pengukuran kebugaran dilakukan dengan metode Rockport, yaitu dengan jalan cepat atau lari sejauh 1.6 Kilometer secara konstan. Metode Rockport dipilih karena memiliki beberapa keunggulan, antara lain mudah dilakukan, tidak memerlukan alat khusus, aman bagi orang dengan resiko penyakit, dapat dilakukan secara individu ataupun kelompok serta dilakukan sesuai dengan kemampuan.
Sebelum mengikuti pengukuran kebugaran, dilakukan pemeriksaan fisik berupa pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat pada peserta. Selanjutnya peserta melakukan konsultasi kepada dokter terkait hasil pemeriksaan, dokter akan menentukan layak atau tidaknya peserta mengikuti pengukuran kebugaran. Setelah dinyatakan layak, peserta mengambil nomor dada dan lembar monitoring pengukuran kebugaran. Selanjutnya peserta melakukan pemanasan bersama sebelum melakukan pengukuran kebugaran. Setelah mengikuti pengukuran kebugaran, calon jamaah haji mendapatkan pembinaan dan penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan selama menjalani ibadah haji. Salam sehat!
Recent Comments