Saat ini terjadi peningkatan kasus penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, stroke, jantung, diabetes dan lain-lain. Dampak dari meningkatnya kejadian PTM adalah meningkatnya pembiayaan pelayanan kesehatan yang harus ditanggung oleh masyarakat dan pemerintah, menurunnya produktifitas masyarakat sehingga mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Germas merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan utama yang dilakukan dalam rangka Germas mencakup enam ruang lingkup yaitu, (1) Peningkatan Aktivitas Fisik, (2) Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan sehat, (3) Penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, (4) Peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, (5) Peningkatan kualitas lingkungan dan (6) Peningkatan edukasi hidup sehat.

Untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan Germas, Puskesmas Sleman menyelenggarakan Kampanye Dan Edukasi Germas Pada tanggal 26-27 Februari 2024 di BBPPM Yogyakarta dengan narasumber ibu Ajeng Rizki Fauzi, SKM dari Dinkes Kabupaten Sleman, dr. Helmanu Kurniadi, Sp.BO (K) dari RSUD Sleman dan ibu Sintani Aprilia Hapsari, SKM dari PPPKMI Cabang Sleman. Kampanye Dan Edukasi Germas dihadiri oleh Panewu Sleman, Jawatan Sosial Kapanewon Sleman, Lurah, Kamituwa, Kepala Padukuhan, UPT Korwil Sleman, Koramil Sleman, Kapolsek Sleman, Perwakilan Kepala Sekolah SD-SMA di Kapanewon Sleman dan Kader Kesehatan.

Pada akhir acara, peserta kampanye dan edukasi Germas menandatangani komitmen bersama penerapan Germas Di Kapanewon Sleman. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mendongkrak fokus GERMAS tahun 2024 yakni aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, tidak merokok dan deteksi dini penyakit. Salam sehat!