Kalurahan Trimulyo berkolaborasi dengan Puskesmas Sleman menyelenggarakan Talkshow bertema “Optimalisasi Pangan Lokal Dan Gerakan Aktifkan Posyandu Untuk Pencegahan Stunting”, bertempat di Aula Kalurahan Trimulyo dengan narasumber Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum (Dokter Ahli Kesehatan Masyarakat). Acara ini diikuti oleh masyarakat Kalurahan Trimulyo dan Lintas Sektor.

dr. Tan menyampaikan bahwa terdapat 5 pintu menuju stunting, yaitu :
1. Saat ibu hamil anemia, terpapar asap rokok, kurang energi kronik (KEK), lingkar lengan atas (LILA) kecil karena berisiko melahirkan anak BBLR dan anemia.
2. Saat ibu melahirkan melewatkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Ibu tidak memahami cara perlekatan yang benar sehingga kegagalan ASI eksklusif meningkat.
3. Jika ASI eksklusif gagal, anak berisiko sering sakit.
4. MPASI tidak tepat secara kuantitas dan kualitas.
5. Anak sering sakit, tertular batuk pilek, diare, TBC. Imunisasi dasar lengkap tidak dipenuhi.

dr. Tan menambahkan jika stunting sangat bisa dicegah. Semua kembali pada keluarga yang mau berupaya menutup 5 pintu menuju stunting dan membuka pintu keluar dari stunting dengan literasi, edukasi, sanitasi, imunisasi serta perencanaan ekonomi yang baik.

Peran posyandu dalam upaya pencegahan stunting sangat besar. Pengukuran LILA pada saat ibu hamil untuk melihat status gizi ibu hamil, dengan menimbang rutin di posyandu maka pertumbuhan dan perkembangan anak terpantau, deteksi dini adanya gangguan pertumbuhan balita dan ibu dapat memperoleh penyuluhan atau konseling dari petugas puskesmas dan kader kesehatan terlatih. Selain itu, pihak Posyandu juga dapat merujuk anak ke Puskesmas jika anak sakit atau saat berat badan anak tidak naik dan berada di bawah garis merah untuk dilakukan upaya tindak lanjut. Salam sehat!